Dalam upaya memastikan kualitas dan akuntabilitas pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Unimed menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Laporan Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Tahap I Tahun 2026 Universitas Negeri Medan yang berlangsung pada Jumat-Sabtu (22/23) di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengevaluasi sekaligus menyusun laporan komprehensif sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program PPG yang telah berlangsung. Rapat ini juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan program, seperti kendala lapor diri peserta, keterbatasan pemahaman teknologi, permasalahan akses Ruang GTK, hingga kendala pada proses pendaftaran UKPPPG.
Dr. Tiur Malasari Siregar, S.Pd., M.Si. dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa kegiatan jumlah peserta PPG Guru Tertentu Tahap I Tahun 2026 Universitas Negeri Medan mencapai 1.229 peserta yang terbagi ke dalam 14 program studi. Seluruh peserta telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pelaksanaan PPG yang meliputi proses lapor diri di LPTK, kegiatan orientasi, pembelajaran daring melalui platform Ruang GTK, hingga pelaksanaan Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG). Saat ini seluruh peserta masih menunggu pengumuman hasil UKPPPG Tahun 2026.
Lanjut Dr. Tiur, bahwa pelaksanaan program PPG Guru Tertentu Tahap I Tahun 2026 secara umum berjalan dengan baik, meskipun masih ditemukan beberapa kendala seperti peserta yang belum mengakses Ruang GTK, kesulitan dalam proses lapor diri, keterbatasan pemahaman teknologi, hingga kendala dalam proses pendaftaran UKPPPG. Oleh karena itu, melalui kegiatan rapat ini diharapkan seluruh tim dapat melakukan evaluasi serta menyusun laporan pelaksanaan kegiatan secara lebih sistematis, akurat, dan akuntabel sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program.
Dr. Yan Azhari, S.E., M.Pd. menyampaikan kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dalam menyelaraskan data, dokumentasi, serta berbagai capaian program agar laporan yang dihasilkan dapat tersusun secara sistematis, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.