Pendampingan penguatan area manajemen perubahan untuk raih predikat ZI WBK/WBBM di lingkungan Unimed, telah dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juni 2026 di Ruang Sidang B Gedung Biro Rektor Unimed. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua RB ZI Unimed, Prof. Dr. Muhammad Yusuf, M.Si., menghadirkan Dr. Rika Endah Nurhidayah, S.Kp. M.Pd., dari Fakultas Keperawatan USU. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris ZI Fakultas/Pascasarjana, serta koordinator dan anggota.

Dalam sambutannya, Ketua RB ZI Universitas Negeri Medan, Prof. Dr. Muhammad Yusuf, M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir dan budaya kerja seluruh dosen dan tendik. Menurut beliau, perubahan harus dimulai dari pimpinan sebagai role model yang memberikan keteladanan dalam menjalankan tugas, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan profesional. Dalam konteks ini, pimpinan berperan strategis dalam menggerakkan seluruh sivitas akademika untuk mengimplementasikan nilai-nilai Zona Integritas. Selain itu, agen perubahan juga diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing melalui internalisasi nilai-nilai ZI, disiplin, dan pelayanan prima.

Selanjutnya, pemaparan materi oleh Dr. Rika Endah Nurhidayah, S.Kp. M.Pd. Narasumber menjelaskan bahwa pentingnya penyusunan peta risiko dan peta benturan kepentingan sebagai instrumen pencegahan penyimpangan dalam penyelenggaraan organisasi. Narasumber juga mengatakan perlu untuk meningkatkan kepatuhan dalam memperkuat pengendalian risiko secara terstruktur, serta memastikan setiap laporan pengaduan yang masuk melalui berbagai kanal pengaduan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Dipaparkan juga berbagai strategi sosialisasi pembangunan Zona Integritas yang dilakukan kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan pengguna layanan melalui berbagai media, seperti Zoom Meeting, WhatsApp Group, media sosial, YouTube, banner, spanduk, dan baliho. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman serta membangun komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.

Selanjutnya dilakukan presentasi dokumen LKE oleh Fakultas Ilmu Sosial (FIS). Narasumber memberikan sejumlah tanggapan dan saran terkait pelaksanaan Manajemen perubahan di Fakultas. Pentingnya keterlibatan aktif pimpinan dalam setiap tahapan pembangunan Zona Integritas, optimalisasi peran agen perubahan, penguatan sosialisasi secara berkelanjutan, serta peningkatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja.

Narasumber juga menyampaikan bahwa keberhasilan manajemen perubahan dapat diukur melalui meningkatnya komitmen pegawai, terbentuknya budaya kerja yang berintegritas, meningkatnya kualitas pelayanan publik, serta terwujudnya tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat implementasi manajemen perubahan sebagai area pengungkit dalam pembangunan Zona Integritas menuju predikat ZI WBK/WBBM dari KemenpanRB.