Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas sanitasi lingkungan dan penyediaan air bersih pasca bencana banjir di Desa Besilam, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, pada Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Sanitasi Lingkungan dan Ketersediaan Air Bersih Pasca Bencana Banjir melalui Teknologi Filtrasi Tepat Guna” sebagai bentuk kontribusi nyata akademisi dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Program ini bertujuan membantu masyarakat mengatasi keterbatasan akses air bersih yang kerap terjadi setelah banjir, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan. Permasalahan air bersih menjadi salah satu tantangan utama pascabencana, sehingga diperlukan solusi praktis yang mudah diterapkan oleh masyarakat secara mandiri.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kepala Desa Besilam ini melibatkan tim dosen yang terdiri dari Prof. Dr. Martina Restuati, M.Si, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Si, Aida Fitriani Sitompul, M.Si, Nanda Pratiwi, M.Pd, serta Sanimah, M.Pd. Turut hadir Kepala Desa Besilam, Zainuddin, S.Pdi, bersama perangkat desa dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, tim memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pascabencana banjir yang berpotensi memicu berbagai penyakit. Selain itu, tim juga memperkenalkan serta mendemonstrasikan teknologi filtrasi air sederhana yang dirancang agar mudah digunakan, efisien, dan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat desa.

Prof. Martina mengatakan Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memperoleh solusi jangka pendek dalam pemenuhan air bersih, tetapi juga memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan lingkungan secara berkelanjutan. "Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan terus terjalin dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,"ujarnya.

Masyarakat Desa Besilam menyambut baik kegiatan ini. Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam menghadapi kondisi darurat akibat banjir yang sering terjadi di wilayah tersebut.