Kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) berlangsung dengan penuh antusias di Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Pendampingan Sekolah Saroha dalam Pengembangan Media Edukatif Berbasis Dimensi Intelektual sebagai Upaya Mencegah Kepikunan Lansia di Kelurahan Bandar Selamat Tahun 2026.”

Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada Sekolah Lansia Saroha dalam mengembangkan berbagai media pembelajaran edukatif yang dapat membantu meningkatkan daya ingat, keaktifan, serta kesehatan mental para lansia. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh para lansia, perangkat kelurahan, serta masyarakat sekitar.

Adapun tim pelaksana PKM diketuai oleh Dra. Nurmala Berutu, M.Pd selaku dosen Pendidikan Geografi. Tim ini juga terdiri dari Hodriani, S.Sos., M.AP., M.Pd (Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Dr. Diky Setya Diningrat (Dosen Pendidikan Biologi), Dra. Ana Rahmi, M.Pd (Dosen Tata Boga), serta Wan Listia Nova, S.Pd., M.Pd (Dosen Pendidikan PAUD). Kegiatan juga dibantu oleh mahasiswa dari prodi Pendidikan PAUD dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, yakni Talita Sembiring, Dewi Romantika Tinambunan, Kania Nova Ramadhani, dan Putri Widia Ningsih, Lisa Caroline Pakpahan.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Zubaidah yang menyambut seluruh tamu undangan, peserta lansia, serta tim PKM Universitas Negeri Medan dengan penuh hangat dan semangat kekeluargaan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat ketika doa bersama dipimpin oleh Bapak Amir Hamjah sebagai bentuk harapan agar kegiatan pendampingan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Setelah itu, seluruh peserta berdiri bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Lansia yang menambah semangat kebersamaan para peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Medan Tembung Mariana Idrij menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada tim PKM Unimed yang telah memilih Kelurahan Bandar Selamat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai program pendampingan ini sangat relevan dengan kebutuhan para lansia, terutama dalam menjaga kesehatan mental dan meningkatkan aktivitas sosial mereka di lingkungan masyarakat. “Terima kasih kami ucapkan atas kehadiran Tim UNIMED dan seluruh peserta. Semoga melalui kegiatan hari ini, para lansia di sekolah lansia akan semakin aktif, sehat, dan produktif melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan nanti,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena mampu memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap belajar, berinteraksi, dan menjaga semangat hidup di usia lanjut. Menurutnya, perhatian terhadap lansia tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga menyangkut kesejahteraan psikologis dan kemampuan intelektual agar tetap aktif dalam kehidupan sosial. Sementara itu, Ketua Pelaksana PKM, Dra. Nurmala Berutu, M.Pd, menjelaskan bahwa program pendampingan ini hadir sebagai bentuk kepedulian akademisi terhadap kondisi lansia yang rentan mengalami penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Ia menekankan bahwa dimensi intelektual merupakan salah satu aspek penting yang perlu terus dilatih agar para lansia tetap memiliki daya ingat dan kemampuan berpikir yang baik.

“Lansia harus tangguh. Dimensi intelektual menjadi salah satu hal penting karena berkaitan dengan daya ingat. Seiring bertambahnya usia, penurunan daya ingat memang menjadi tantangan yang dialami semua manusia. Namun hal tersebut dapat dicegah melalui aktivitas yang tepat dan menyenangkan,” jelasnya. Menurutnya, media permainan edukatif dapat menjadi sarana stimulasi yang efektif karena mampu melatih konsentrasi, kemampuan berpikir, komunikasi, serta interaksi sosial para lansia secara bersamaan. Ia juga menambahkan bahwa permainan edukatif yang diterapkan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang membantu menjaga kesehatan mental lansia.

Pada kesempatan tersebut, tim PKM Universitas Negeri Medan turut menyerahkan secara simbolis buku Media Pembelajaran Berbasis Game Edukasi (Teori dan Praktik Sekolah Lansia), berbagai media pembelajaran edukatif, serta plank Sekolah Lansia kepada pihak Kelurahan Bandar Selamat. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program agar media pembelajaran yang telah diperkenalkan dapat terus digunakan oleh Sekolah Lansia Saroha dalam jangka panjang.

Memasuki sesi inti kegiatan, Wan Listia Nova, S.Pd., M.Pd menyampaikan materi mengenai kondisi lansia serta pentingnya stimulasi intelektual dalam menjaga kesehatan kognitif di usia lanjut. Ia menjelaskan bahwa lansia merupakan individu berusia 60 tahun ke atas yang tetap memiliki hak untuk hidup bahagia, sehat, aktif, dan diterima dalam kehidupan bermasyarakat sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa proses penuaan dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari kondisi biologis, sosial, hingga psikologis. Secara biologis, lansia akan mengalami penurunan daya tahan tubuh serta perubahan kemampuan berpikir dan mengingat. Oleh karena itu, diperlukan berbagai aktivitas positif yang mampu menjaga kesehatan fisik maupun mental para lansia.

Ia juga menjelaskan beberapa gangguan yang sering dialami lansia, seperti gangguan memori yang menyebabkan mudah lupa terhadap informasi baru maupun lama, kesulitan mengenali waktu dan tempat, hambatan dalam berpikir abstrak, hingga perubahan suasana hati. Menurutnya, kondisi tersebut dapat diminimalkan melalui kegiatan yang melatih otak secara rutin dan menyenangkan. Sebagai bentuk implementasi, tim PKM menghadirkan tujuh jenis permainan edukatif yang dirancang khusus untuk membantu stimulasi kognitif para lansia, yaitu teka-teki lansia, media tebak gambar, media engklek, domino edukatif, ular tangga edukatif, board game, serta senam otak lansia. Permainan tersebut disusun agar mudah dimainkan oleh lansia sekaligus mampu melatih konsentrasi, daya ingat, kemampuan berpikir, dan koordinasi motorik.

Suasana kegiatan semakin meriah ketika para peserta lansia mengikuti sesi praktik permainan edukatif. Para lansia tampak antusias dan aktif saat mencoba permainan tebak gambar, engklek, serta teka-teki lansia yang dipandu langsung oleh tim PKM dan mahasiswa pendamping. Gelak tawa dan semangat para peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus penuh keakraban.

Dalam wawancara singkat setelah kegiatan, Ketua Tim Penggerak PKK Medan Tembung kembali menyampaikan bahwa program ini sangat bermanfaat karena mampu menghadirkan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi para lansia.

“Permainan yang dilakukan sangat menyenangkan dan edukatif. Semoga media pembelajaran yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membantu melatih daya ingat dan keaktifan para lansia,” katanya. Sementara itu, salah seorang peserta lansia mengaku merasa senang dan terhibur mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Unimed karena telah memberikan perhatian dan pengalaman belajar baru bagi para lansia.

“Terima kasih karena sudah datang. Semoga kami para lansia semakin kuat, sehat, dan terbantu untuk terus mengingat serta berpikir dengan baik,” ungkapnya dengan penuh haru.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih dari Sekretaris Kelurahan Bandar Selamat, Julita Siregar. Ia berharap kerja sama antara Universitas Negeri Medan dan Sekolah Lansia Saroha dapat terus terjalin sehingga program-program pemberdayaan lansia seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup para lansia di Kota Medan.