Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan melaksanakan program pengembangan “Ruang Sahabat Jiwa” berbasis art therapy pada April 2026 di SD Negeri 054904 Lorong Bambuan, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pemulihan kesehatan mental anak-anak pasca bencana melalui pendekatan yang kreatif dan partisipatif.

Program ini dipimpin oleh Prof. Dr. Nasrun, M.S., bersama tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa. Sebanyak 20 guru dan 40 siswa terlibat sebagai peserta utama dalam kegiatan yang dirancang untuk menciptakan ruang aman dan suportif bagi anak-anak.

"Melalui pendekatan konseling visual dan sensorik, anak-anak diajak mengekspresikan emosi melalui aktivitas menggambar, mewarnai, serta berbagai kegiatan kreatif lainnya. Metode ini membantu anak dalam mengelola emosi, mengurangi trauma, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka," terang Prof. Nasrun kepada Humas Unimed (4/5/2026).

Selain pendampingan kepada siswa, tim PKM juga memberikan pelatihan kepada guru terkait teknik pendampingan psikososial berbasis seni. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru agar dapat memberikan dukungan berkelanjutan kepada siswa di lingkungan sekolah.

Ketua tim PKM, Prof. Dr. Nasrun, M.S., menyampaikan bahwa pengembangan “Ruang Sahabat Jiwa” diharapkan menjadi model intervensi yang aplikatif dan dapat direplikasi di berbagai daerah rawan bencana. Kegiatan ini mendapat respons positif dari pihak sekolah serta menunjukkan tingginya kebutuhan akan pendampingan psikososial yang terstruktur dan inovatif.(Humas Unimed)