Tim pengabdian masyarakat Universitas Negeri Medan (UNIMED) melatih kelompok ibu – ibu PKK dalam budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berbasis IoT dengan sistem penyiraman drip irrigation Senin (11/5/2026), di Jalan Musholla Kelurahan Lalang Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh PNBP UNIMED tahun 2026, berkolaborasi dengan kelompok ibu – ibu PKK Posyandu Lingkungan X.
Ketua tim pengabdian, Drs. Puji Prastowo, M. Si menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi ibu – ibu disekitar lingkungan X tentang pentingnya budidaya tanaman obat di sekitar pekarangan rumah karena memberikan banyak manfaat bagi kesehatan keluarga.
“Budidaya tanaman obat keluarga bukan hanya upaya menjaga kesehatan secara mandiri, tetapi juga bentuk pelestarian kearifan lokal dan langkah nyata menuju ketahanan pangan serta kesehatan masyarakat yang berkelanjutan” ujarnya Sebanyak 12 Ibu ibu PKK mengikuti kegiatan ini bersama tim pengabdian yang terdiri dari Drs. Puji Prastowo, M.Si, Dr. Nurul Huda Panggabean, S.Pd., M.Si, Dr. Aswarina Nasution, M.Pd, Susilawaty Amdayani, M.Pd dan Tuti Hardiyanti, M.Pd serta lima mahasiswa Biologi dan Fisika.
Kegiatan diawali dengan adanya sosialisasi tentang Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang disampaikan oleh Dr. Aswarina Nasution, M.Pd berisi penjelasan mengenai manfaat, jenis tanaman obat dan cara pengolahannya. Selain itu, Sosialisasi budi daya tanaman obat yang lebih efisien karena menghemat air melalui sistem penyiraman menggunakan drip irrigation berbasis IoT yang dapat dikendalikan melalui HP. Menurut Dr. Nurul Huda Panggabean, S.Pd., M.Si “Penerapan teknologi drip irrigation berbasis IoT membantu petani melakukan penyiraman secara tepat guna, sehingga penggunaan air menjadi lebih efisien dan kebutuhan tanaman tetap terpenuhi secara optimal. Teknologi irigasi tetes berbasis IoT menjadi langkah penting menuju pertanian cerdas karena mampu menghemat air, meningkatkan produktivitas, dan mendukung budidaya yang berkelanjutan.”
Ketua Kelompok Mitra Bu Nuriati “Kami sangat berharap pendampingan dan kolaborasi dalam program PKM ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat semakin mampu memanfaatkan teknologi IoT untuk mendukung budidaya tanaman obat keluarga yang lebih modern dan produktif”. Mitra juga mengucapkan terima kasih kepada UNIMED yang telah menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan teknologi modern sehingga masyarakat memperoleh wawasan baru dalam budidaya tanaman obat keluarga yang lebih efektif dan efisien.