Tim dosen dari Universitas Negeri Medan (UNIMED) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul “Pemberdayaan Pengrajin Tempe Skala Rumah Tangga Melalui Penguatan Manajemen Produksi dan Strategi Pemasaran Terintegrasi.” Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas usaha mikro dan rumah tangga agar lebih produktif, kompetitif, dan berkelanjutan.
Program PKM ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Medan (LPPM UNIMED) sebagai wujud komitmen universitas dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat.
Tim pelaksana PKM dipimpin oleh Dr. Pardomuan Sitompul sebagai ketua, dengan anggota tim yang terdiri atas Deddy Ray Girsang, SE.,MM, Ummu Haniyyah, S.Pd.,M.Pd, dan Dr. Sri Wahyuni. Melalui kolaborasi multidisiplin, tim memberikan pendampingan kepada para pengrajin tempe skala rumah tangga dalam meningkatkan efektivitas proses produksi serta memperluas jangkauan pemasaran produk.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi dan pelatihan mengenai manajemen produksi, pengendalian kualitas produk, pencatatan usaha sederhana, serta penyusunan strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital. Para peserta juga diberikan wawasan mengenai pentingnya inovasi produk dan pengemasan yang menarik guna meningkatkan nilai jual tempe di pasar yang semakin kompetitif.
Ketua tim PKM, Dr. Pardomuan Sitompul, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas pengrajin tempe tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga pada kemampuan manajerial dan pemasaran. Menurutnya, keberhasilan usaha mikro sangat dipengaruhi oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola proses produksi secara efisien dan memasarkan produknya secara efektif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengrajin tempe skala rumah tangga dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pangsa pasar, serta meningkatkan pendapatan usaha. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat daya saing usaha kecil berbasis pangan lokal.