Galang, 25 Mei 2026 — Tim dosen Universitas Negeri Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui penerapan alat Automatic Weather Station (AWS) SULTANI Agro kepada Kelompok Tani Desa Mulya di Desa Petangguhan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan PKM ini didanai melalui dana internal PNBP Universitas Negeri Medan Tahun Anggaran 2026 sebagai bentuk dukungan UNIMED terhadap hilirisasi inovasi dosen dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian cerdas.

Tim pelaksana kegiatan diketuai oleh Nurul Maulida Surbakti, M.Si., dengan anggota Muhammad Ashari, S.T., M.T., Wiwin Handoko, S.Kom., M.Kom., dan Dra. Katrina Samosir, M.Pd.. Adapun mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Desa Mulya yang diketuai oleh Juliansyah Tarigan.

AWS SULTANI Agro merupakan perangkat pertanian cerdas yang dirancang untuk membantu petani memantau kondisi cuaca dan memperoleh rekomendasi agronomis secara lebih mudah. Alat ini dilengkapi dengan panel surya, boks kontrol, antena komunikasi, serta QR Code yang terhubung langsung ke website SULTANI Agro.

Melalui website tersebut, petani dapat mengakses berbagai informasi penting, seperti suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, kondisi awan, curah hujan, tekanan udara, rekomendasi utama untuk petani, serta prakiraan cuaca beberapa hari ke depan. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam menentukan waktu yang lebih tepat untuk irigasi, pemupukan, penyemprotan, dan perawatan tanaman.

Ketua tim PKM, Nurul Maulida Surbakti, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi pertanian cerdas yang sederhana, aplikatif, dan mudah digunakan oleh petani.

“Melalui AWS yang terintegrasi dengan website SULTANI Agro, petani dapat memantau kondisi cuaca secara real-time. Informasi ini sangat penting untuk membantu petani mengambil keputusan di lapangan, terutama dalam menentukan waktu irigasi, pemupukan, dan penyemprotan tanaman,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen UNIMED tidak hanya menyerahkan alat, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani mengenai cara kerja AWS, cara memindai QR Code, serta cara membaca informasi cuaca dan rekomendasi agronomis pada website SULTANI Agro.

Program ini dilatar belakangi oleh kondisi pertanian padi sawah yang masih banyak mengandalkan pengalaman petani dalam menentukan waktu irigasi dan pemupukan. Melalui penerapan teknologi ini, petani diharapkan dapat mulai beralih pada pengambilan keputusan berbasis data.

Ketua Kelompok Tani Desa Mulya, Juliansyah Tarigan, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa alat AWS SULTANI Agro dapat membantu petani memperoleh informasi cuaca dengan lebih cepat dan praktis.

“Kami berterima kasih kepada tim UNIMED. Alat ini sangat bermanfaat karena petani dapat melihat informasi cuaca dan rekomendasi melalui website SULTANI Agro,” ungkapnya.

Melalui dukungan dana internal PNBP UNIMED Tahun Anggaran 2026, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi teknologi tepat guna yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Penerapan AWS SULTANI Agro juga diharapkan menjadi langkah awal menuju pertanian yang lebih produktif, efisien, modern, dan berkelanjutan.