Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) melaksanakan kegiatan pengabdian berjudul “Pendampingan Masyarakat Desa Paropo 1 dalam Implementasi Drone Participatory Mapping (DPM) untuk Mendukung Digitalisasi Desa Wisata Berkelanjutan” pada tanggal 13–15 Mei 2026 di Desa Paropo 1, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim PKM, Muhammad Farouq Ghazali Matondang, S.Pd., M.Sc., bersama anggota tim yaitu Mahara Sintong, S.T., M.Si., Rohani, S.Pd., M.Si., Fazli Rachman, S.Pd., M.Pd., serta Ahmad Indra Harahap, M.Kom. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam pemanfaatan teknologi pemetaan partisipatif berbasis drone atau Drone Participatory Mapping (DPM) sebagai bagian dari upaya digitalisasi desa wisata yang berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam proses pengambilan data spasial, dokumentasi potensi wisata, hingga penyusunan informasi digital desa. Dalam pelaksanaannya, tim PKM memberikan pelatihan terkait pengoperasian drone, pengenalan dasar pemetaan wilayah, pengolahan data hasil pemotretan udara, serta pemanfaatan data spasial untuk promosi dan pengembangan potensi wisata desa. Kegiatan ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat agar mampu mengembangkan sistem informasi desa berbasis data geospasial secara mandiri. Ketua Tim PKM, Muhammad Farouq Ghazali Matondang, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi drone dalam pemetaan partisipatif dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan desa wisata yang lebih adaptif terhadap era digital. “Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga terlibat aktif sebagai subjek dalam proses pemetaan dan digitalisasi desa. Data spasial yang dihasilkan diharapkan dapat membantu promosi wisata, perencanaan pembangunan desa, hingga pengelolaan potensi lokal secara berkelanjutan,” ujarnya. Desa Paropo 1 dikenal sebagai salah satu kawasan wisata yang memiliki panorama alam Danau Toba dan potensi wisata berbasis alam yang cukup besar. Oleh karena itu, penguatan kapasitas masyarakat melalui teknologi digital dinilai penting untuk mendukung pengembangan desa wisata yang terintegrasi dan berkelanjutan. Masyarakat dan perangkat desa menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru dalam pemanfaatan teknologi drone untuk kebutuhan desa. Selain mendukung promosi wisata, hasil pemetaan partisipatif juga diharapkan dapat menjadi data pendukung dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan lingkungan desa. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, UNIMED terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan masyarakat berbasis inovasi, teknologi, dan pemberdayaan lokal sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.