Tim dosen UNIMED melaksanakan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di SMK Al-Washliyah 3 Medan pada tanggal 20 Mei 2026 dengan mengangkat tema “Peningkatan dan Pendampingan Literasi Digital Berbasis Ekolinguistik dan NLP di Kawasan Rawan Banjir Sungai Amplas.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan dan kemampuan literasi digital siswa dalam menghadapi persoalan banjir dan penggunaan media digital secara bijak.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Rita Hartati, S.S.,M.Hum. bersama tim anggota PKM, Dr. Muhammad Natsir, M.Hum., Dr. Neni Afrida Sari Harahap S.Pd., M.hum., Yeni Erlita S.Pd., M.Hum., beserta anggota mahasiswa, Niaarota Buulolo, Marta Friska Tindaon, Aynen Kresensia Br Sembiring, Mhd Agri Amri, Cut Nabila Rosa yang turut berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Anggota tim berperan aktif sebagai fasilitator selama pelaksanaan workshop di sekolah, mulai dari pendampingan peserta, praktik literasi digital, hingga membantu jalannya diskusi dan simulasi kegiatan.

Kegiatan diawali dengan observasi dan koordinasi bersama pihak sekolah, dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama antara tim PKM dan sekolah mitra. Program kemudian dilaksanakan dalam bentuk workshop, pendampingan, diskusi interaktif, serta praktik pembuatan konten literasi digital bertema lingkungan.

Ketua pelaksana PKM, Rita Hartati, S.S.,M.Hum. menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya literasi digital yang positif, bijak, dan bertanggung jawab, sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pendekatan ekolinguistik dan Neuro-Linguistic Programming (NLP).

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan edukatif, serta membangun pola pikir yang peduli terhadap lingkungan sekitar, khususnya di kawasan rawan banjir Sungai Amplas,” ujarnya.

Untuk memperkuat materi workshop, tim PKM turut mengundang narasumber Dr. Meisuri, M.A. yang menyajikan materi terkait Neuro-Linguistic Programming (NLP). Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan pentingnya pola komunikasi positif, penguatan mindset, serta penggunaan bahasa yang persuasif dalam membangun kesadaran lingkungan dan literasi digital di kalangan generasi muda.

Pelaksanaan kegiatan PKM juga dipimpin dan didukung oleh tim IT SMK Al-Washliyah 3 Medan, bapak Rifky Pradana Daulay, M .Si serta mahasiswa pendamping Tim IT Unimed Moch Dheandra Al Reyya, Abraham Torsinah Manalu, Muhammad Abiyyu De Rossi, Renaldy Lumbantobing, dan Felix Nathannael Pulungan yang membantu proses teknis kegiatan, pendampingan digital, dan dokumentasi workshop selama kegiatan berlangsung.

Kepala sekolah ibu Dra. Nurcahaya, M.Si. menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan edukasi kepada siswa. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi lingkungan sekitar sekolah yang berada di kawasan rawan banjir dan berterimakasih kepada tim PKM karena telah memilih SMK Al-Washliyah 3 Medan sebagai Mitra.

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain memperoleh materi tentang literasi digital, siswa juga diajak memahami pentingnya penggunaan bahasa yang membangun kesadaran lingkungan serta strategi komunikasi positif dalam media sosial.

Di akhir kegiatan, panitia memilih tiga poster ekolinguistik terbaik hasil karya siswa yaitu : Bunga Pusfita (Juara 1), Syifah Zuelika (Juara 2), Nabilla Ademiranda (Juara 3) Ketiga pemenang diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar siswa semakin semangat berkarya, kreatif, serta aktif menyampaikan pesan kepedulian lingkungan melalui media digital.

Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan terjalin kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung pendidikan, literasi digital, serta kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.