Sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal yang berkelanjutan, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengolahan bonggol jagung menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan ini dilakukan melalui berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, hingga pendampingan kepada masyarakat. Para peserta dibekali pemahaman mengenai teknik pengolahan bonggol jagung, manfaat ekonominya, serta peluang pengembangan usaha yang berbasis pada hasil pertanian lokal. Selain itu, program ini juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah pertanian yang ramah lingkungan dan memiliki nilai tambah ekonomi.
Ketua Tim PKM, Dr. Endang Sulistyarini Gultom, menjelaskan bahwa pemanfaatan bonggol jagung yang selama ini kurang dimanfaatkan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk yang bernilai jual. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan mengurangi limbah pertanian, tetapi juga membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat mampu mengembangkan usaha berbasis potensi lokal, mengurangi limbah pertanian yang terbuang, serta menciptakan produk unggulan yang dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga dan kelompok usaha masyarakat,” ujarnya.
Program PKM ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan. Dengan adanya pendampingan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan produk olahan bonggol jagung secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, UNIMED terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, pengelolaan sumber daya lokal yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.