Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi yang tergabung dalam program Mahasiswa Berdampak melaksanakan kegiatan restorasi mangrove di Desa Salahaji, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat pada tanggal 6–7 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pemulihan lingkungan pasca kerusakan lahan mangrove yang terjadi akibat banjir bandang pada 26–27 November 2025.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa HMJ Pendidikan Geografi bersama dosen dan masyarakat melakukan penanaman sebanyak 12.500 bibit mangrove di wilayah pesisir Desa Salahaji. Penanaman mangrove ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta meningkatkan perlindungan alami wilayah pantai dari potensi bencana di masa mendatang.
Selain kegiatan restorasi mangrove, mahasiswa juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan potensi sumber daya lokal melalui pelatihan pembuatan kerupuk ikan yang berasal dari hasil tangkapan nelayan dan tambak yang dikelola masyarakat, serta minuman olahan dari buah mangrove. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sumber daya alam pesisir secara berkelanjutan, sehingga setidaknya dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dari hasil alam secara konservatif yang diolah menjadi produk bernilai tambah ekonomi untuk dikembangkan pasca bencana.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan bimbingan dari dosen Jurusan Pendidikan Geografi, yaitu Dr. Meilinda Suriani Harefa, M.Si., Prof. Dr. Restu, M.S., dan Rohani, S.Pd., M.Si. serta turut dibantu oleh tim dosen yang mendampingi langsung di lapangan, yaitu Muhammad Farouq Ghazali Matondang, S.Pd., M.Sc. dan Muhammad Miftahurridlo, M.Sc.