MEDAN – Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (UNIMED) melaksanakan kegiatan pendampingan pembelajaran Bahasa Jerman level A2 bidang teknik bagi siswa kelas XI SMK Panca Budi Medan sebagai upaya meningkatkan kesiapan kerja lulusan di dunia kerja internasional. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan pihak sekolah dan yayasan Panca Budi.

Program pengabdian ini diketuai oleh Dr. Surya Masniari Hutagalung, M.Pd. dengan anggota tim Ahmad Sahat Pardamean, M.Pd., Tanti Kurnia Sari, M.Hum., Indah Aini, M.A., dan Dr. phil. Suci Pujiastuti, M.A., serta melibatkan lima orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman FBS UNIMED yakni Putri Ainun Marwah, Jenda Rizkinta Tarigan, Putri Khristina Dewi Gulo, Khafifah Zahra dan Nancy Manuela.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan bersama guru Bahasa Jerman SMK Panca Budi, Pradita, S.Pd., dengan dukungan Wakasek Kurikulum Bapak Suharsono serta Koordinator Perguruan Panca Budi, Ronny Irwanto, S.S., M.Pd. Kegiatan ini juga didampingi oleh perwakilan LPPM UNIMED, Riski Fadila Nasution, S.Pd., M.Pd., serta menghadirkan Yara Ode Hakim sebagai native speaker asal Jerman yang turut memberikan praktik komunikasi dan penguatan pelafalan Bahasa Jerman kepada siswa.

Dalam sambutannya, Ronny Irwanto menyampaikan apresiasi kepada tim PKM UNIMED atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi bahasa asing siswa SMK yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

Ketua tim pengabdian, Dr. Surya Masniari Hutagalung, M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu siswa memahami dan menggunakan Bahasa Jerman berbasis Fachsprache atau bahasa untuk tujuan khusus bidang teknik. Menurutnya, penguasaan Bahasa Jerman vokasional menjadi salah satu kompetensi penting bagi siswa SMK yang ingin melanjutkan karier atau bekerja di perusahaan internasional, khususnya di Jerman.

“Kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami kosakata umum Bahasa Jerman, tetapi juga mampu menggunakan istilah teknis dan komunikasi sederhana yang sesuai dengan lingkungan kerja,” jelas Surya.

Selama kegiatan, siswa memperoleh pelatihan mengenai kosakata teknik, komunikasi dasar di lingkungan kerja, praktik percakapan sederhana, serta penggunaan materi ajar Fachsprache yang telah dikembangkan tim dosen UNIMED melalui penelitian sebelumnya. Selain pendampingan kepada siswa, tim PKM juga memberikan penguatan kompetensi kepada guru Bahasa Jerman agar pembelajaran berbasis vokasional dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.

Pradita, S.Pd., selaku guru Bahasa Jerman SMK Panca Budi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu guru dan siswa dalam memahami model pembelajaran Bahasa Jerman yang lebih kontekstual dan sesuai kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, siswa menjadi lebih antusias karena materi pembelajaran dikaitkan langsung dengan bidang teknik yang mereka pelajari di sekolah. Sementara itu, Wakasek Kurikulum Bapak Suharsono berharap kerja sama antara UNIMED dan SMK Panca Budi dapat terus berlanjut melalui berbagai program peningkatan kompetensi siswa dan guru, terutama dalam penguatan kemampuan bahasa asing dan keterampilan kerja internasional. Kegiatan ditutup dengan evaluasi program, diskusi bersama guru dan pihak sekolah, serta penyerahan modul pembelajaran dan dokumentasi kegiatan kepada pihak mitra sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program pembelajaran Bahasa Jerman berbasis vokasional di SMK Panca Budi Medan.