Upaya meningkatkan kebersihan lingkungan dan kelancaran sistem drainase terus dilakukan melalui inovasi teknologi tepat guna. Tim dosen dari Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan penerapan mesin pembersih saluran drainase di Desa Besilam, Kabupaten Langkat, pada Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini berlangsung di Kantor Kepala Desa Besilam dan melibatkan sejumlah akademisi, di antaranya Prof. Dr. Ani Sutiani, M.Si, Dr. Lasker P. Sinaga, S.Si., M.Si, Dr. Dewi Wulandari, M.Si, Dr. Pardomuan Sitompul, M.Si, serta Dr. Wasis Wuyung Wisnu Brata, M.Pd.

Program ini bertujuan untuk memberikan solusi praktis terhadap permasalahan penyumbatan saluran drainase yang kerap terjadi di wilayah pedesaan, khususnya akibat penumpukan sampah dan sedimentasi. Mesin pembersih yang diperkenalkan dirancang sederhana, efisien, serta mudah dioperasikan oleh masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaannya, tim dosen tidak hanya menyerahkan alat, tetapi juga memberikan pelatihan langsung kepada perangkat desa dan masyarakat terkait cara penggunaan dan perawatan mesin. Dengan demikian, diharapkan teknologi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Prof. Dr. Ani Sutiani, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata di lapangan. “Kami berharap inovasi ini dapat membantu masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah terjadinya banjir akibat saluran drainase yang tersumbat,” ujarnya.

Pemerintah Desa Besilam yaitu Bapak Zainuddin, S.Pdi menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi kontribusi dari tim Unimed. Kepala desa setempat menyatakan bahwa keberadaan mesin ini sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas pembersihan saluran air dibandingkan metode manual yang selama ini digunakan. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin dalam menciptakan solusi inovatif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.