Percut Sei Tuan, 2 Juni 2026 – Tim dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan (UNIMED) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pendampingan Guru dan Orang Tua dalam Penanaman Literasi Dasar Anak melalui Kegiatan Membaca Bermakna” di Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (2/6). Kegiatan PKM ini diketuai oleh Kamtini, S.Pd., M.Pd., bersama anggota Salsabila Hasiana Tanjung, S.Pd., M.Pd., Dwi Maya Novitri, S.Pd., M.Hum., Fakhira Azzahra Syarefi, Fitri Romasi Sitanggang, Gloria Stefany Advenesia Sinaga, Rizka Damayanti, dan Sekar Arumi Kinasih. Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua/wali murid, guru, kepala sekolah, serta turut dipantau oleh pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMED.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua serta guru mengenai pentingnya literasi bermakna pada anak usia dini dan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam membangun budaya literasi sejak dini.
Sambutan dari Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Ibu Kamtini, S.Pd., M.Pd., beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam mendukung perkembangan kemampuan literasi anak sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Pada sesi inti, peserta memperoleh materi dari dua narasumber yang merupakan dosen PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan UNIMED. Materi pertama disampaikan oleh Ibu Dwi Maya Novitri, S.Pd., M.Hum. yang menjelaskan konsep literasi bermakna serta pentingnya menghadirkan pengalaman membaca yang mampu membantu anak memahami, menghubungkan, dan memaknai informasi yang diperolehnya.
Selanjutnya, Ibu Salsabila Hasiana Tanjung, S.Pd., M.Pd. memaparkan materi mengenai peran orang tua dalam mendampingi anak mengembangkan kemampuan literasi, dalam kegiatan membaca bersama anak dapat menjadi fondasi penting dalam membangun minat baca, kemampuan berkomunikasi, dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Hal ini tampak dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika beberapa ayah yang hadir menyampaikan refleksi mengenai peran mereka dalam keluarga. Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat bagi dirinya untuk lebih terlibat dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya dalam kegiatan literasi di rumah. Ia juga berkomitmen untuk mulai menerapkan ilmu yang diperoleh selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan pengabdian ini, tim dosen PG-PAUD FIP UNIMED berharap para orang tua dan guru semakin menyadari peran penting mereka dalam menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini. Dengan kolaborasi yang baik antara keluarga dan sekolah, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang memiliki kemampuan literasi yang kuat, kritis, kreatif, serta siap menghadapi tantangan masa depan.