Sebanyak 130 mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada 8–15 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa melalui pembelajaran langsung di lapangan dengan mengangkat lima fokus utama, yakni industri, lingkungan, sosial, kewirausahaan, dan kemitraan akademik. WhatsApp Image 2026-04-25 at 10.55.05.jpeg Kegiatan diawali dengan kunjungan ke PT Batamindo untuk mengkaji tata ruang kawasan industri dan dampak spasialnya. Mahasiswa juga melakukan observasi ekosistem mangrove di Pantai Nongsa serta mengidentifikasi ancaman degradasi lingkungan pesisir.
Selain itu, mahasiswa turun ke kawasan terdampak banjir untuk berdialog dengan masyarakat dan menganalisis faktor kerentanan bencana. Pembekalan kewirausahaan turut diberikan melalui workshop bersama praktisi industri, guna mendorong pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Politeknik Negeri Batam yang diisi dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA), kuliah umum, dan sesi berbagi pengetahuan. Kolaborasi ini mempertemukan perspektif geografi dan teknologi geomatika.
Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Sosial, Muhammad Ridha Syafii Damanik, menyampaikan bahwa KKL menjadi sarana penting dalam mengintegrasikan teori dan praktik. “Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa agar dapat memahami dinamika wilayah secara komprehensif serta memiliki kepekaan terhadap persoalan nyata di masyarakat, sehingga nantinya ketika mereka lulus dapat terbentuk sifat yang adaptif, kritis, dan responsif terhadap tantangan pembangunan” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama antarperguruan tinggi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat kolaborasi riset dan pengembangan akademik ke depan.(Humas Unimed/zr)